NATIONAL NEWS
- 07 May 2013 Car and Watch Seized From Adult Model Over Beef Import Case
- 06 May 2013 Islamic Hard-Liners Attack Ahmadiyah Community for Koran Recital
- 01 May 2013 Aceh Political Candidates Fail Koran Test
- 29 April 2013 Fugitive Graft Convict Susno in Bandung
- 28 April 2013 Internal Affairs Probes West Java Police Over Susno Protection
- 27 April 2013 Education Minister Apologizes for the National Exam Fiasco
- 25 April 2013 Basuki Says He Did Not Order Halt to Elevated Road Project
SPORTS
- 02 March 2013 Prosecutor Seeks Six Months for Michiels
- 26 February 2013 Japan Launches Petition Site to Lobby for Wrestling
- 02 February 2013 Football: Beckham Signs for PSG, Donates Salary to Charity
- 31 January 2013 Football: Arsenal Rally Secures Liverpool Draw
- 30 January 2013 Myanmar Irks Rivals With SEA Games Picks
NEWS SPECIAL
Israel, Turkey reach draft agreement to end diplomatic rift
Damascus deaths to surpass 120 after alleged Israeli strike
'Iran staying clear of Israel's red line'
| Mantan Peneliti NASA Akan Bangun Lift Menuju Bulan |
| Written by news desk - inilah.com | |
New York - Perusahaan bernama LiftPort Group yang dipimpin seorang mantan peneliti NASA berencana membangun lift luar angkasa yang langsung menuju ke bulan. Dilansir oleh Space.com, Michael Lane, yang merupakan mantan peneliti Badan Antariksa Amerika Serikat NASA, mengatakan bahwa dengan teknologi yang ada saat ini, perusahaannya akan mampu membangun lift yang dapat memboyong manusia dan robot ke permukaan bulan.. Dalam posting yang dimuat dalam situs Kickstarter, Laine menulis bahwa perusahaannya membuat trobosan yang signifikan dalam hal teknologi yang dibutuhkan untuk membangun lift luar angkasa. Sebagai langkah pertama yang dilakukan untuk mengerjakan proyek ambisius ini adalah membangun sebuah platform balon yang mengapung di sekira dua kilometer di atas permukaan Bumi. Sebuah kabel panjang yang akan menambat ke tanah untuk memberkan dukungan robot yang akan naik-turun dengan kecepatan tinggi. Laine menambahkan bahwa solusi perusahaan ini untuk menyebarkan ruang lift yang sederhana, mengacu pada desain dasar. Namun lebih efektif ketimbang pesawat ruang angkasa milik Soviet yang terkenal, satelit buatan pertama di orbit Bumi. "Sekitar enam bulan lalu kami memiliki terobosan mendasar. Terobosan yang akan mengubah peradaban manusia dan kami ingin menjadi bagian dari itu," ujar Laine. Untuk permulaan menjalankan proyek ini, Laine membutuhkan dana US$8 ribu untuk mengumpulkan tim yang akan mengerjakan proyek ini. Laine sebelumnya memang pernah bekerja di Institut for Advanced Concepts NASA, di mana ia belajar berbagai teknologi ruang elevator. [mor] |














YOUR COMMENT PLEASE